STUDI KORELASI KEANEKARAGAMAN BURUNG DAN POHON PADA LAHAN AGROFORESTRI BLOK PEMANFAATAN KPHL BATUTEGI

Authors

  • Alviana Indah Saputri Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, 35145, Lampung, Indonesia
  • Dian Iswandaru Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, 35145, Lampung, Indonesia
  • Christine Wulandari Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, 35145, Lampung, Indonesia
  • Samsul Bakri Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, 35145, Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29303/jbl.v5i1.854

Keywords:

Agroforestry; Correlation; Utilization Block; KPHL

Abstract

The existence of birds and trees has an important role in the ecosystem, especially agroforestry. The purpose of this study was to analyze the relationship between bird and tree diversity. Data was collected using plot and point count methods, then analyzed descriptively quantitatively using diversity index, significant value index and correlation analysis. The results showed that the index value of bird and tree diversity was classified into the medium category, namely H'=2.06 and H'=1.02. Correlation analysis shows that there is no significant relationship between the two variables. The absence of a relationship between the two variables occurs due to the lack of availability of bird feed on agroforestry land so that the birds only use trees to play, stop or perch. A more diverse variety of plants can increase bird diversity, but in this study this was not found. Based on the research results, it is hoped that the government and the community will increase bird diversity through increasing tree variety so that the quality of the ecosystem balance is maintained.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

References

Adli, A., Rizal, A., & Ya’la, Z. R. (2016). Profil ekosistem lamun sebagai salah satu indikator kesehatan pesisir perairan sabang tende kabupaten tolitoli. Jurnal Sains Dan Teknologi Tadulako, 5(1), 49–62.

Alpahsyah, I. (2019). Pola Sebaran Pertumbuhan Alami Balik Angin (Mollatus Paniculatus) Pada Lahan Kering (Studi Kasus Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan). Skripsi. Palembang: Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Palembang.

Apriliano, A. (2018). Keanekaragaman Burung di Kampus Uin Raden Intan Lampung. Skripsi. Lampung: Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung.

Arief, A. (1994). Perlindungan Tanaman, Hama Penyakit dan Gulma. Surabaya: Usaha Nasional.

Asrianny, A., Saputra, H., & Achmad, A. (2018). Identifikasi keanekaragaman dan sebaran jenis burung untuk pengembangan ekowisata bird watching di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. PERENNIAL, 14(1), 17–23. https://doi.org/10.24259/perennial.v14i1.4999

Ayat, A. (2011). Burung-burung Agroforest di Sumatera. Bogor: World Agroforestry Centre – ICRAF.

Bibby C.J; Burgess N. D, Hill and D. A, Mustoe S. (2000). Bird Census Techniques 2ndEd. Academic Press, London, pp.120.

Boinau, J., Layuk, D. S., & Puspaningrum, D. (2020). Keanekaragaman jenis burung di berbagai tipe habitat perkebunan kakao. Gorontalo Journal of Forestry Research, 3(1), 11–22. https://doi.org/10.32662/gjfr.v3i1.796

Daget, J. (1976). Les Modeles Mathematiques en Ecologie. Collection de Ecologic Masson, Paris

Dahlan. (2015). Studi Pemanfaatan Habitat Oleh Cucak Kutilang (Pycnonotus aurigaster Veillot) di Kebun Raya Bogor. Bogor: PKM-AI Institut Pertanian Bogor.

Edy Saputra, S., & Setiawan, A. (2014). Potensi ekowisata hutan mangrove di Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Sylva Lestari, 2(2), 49–60. https://doi.org/10.23960/jsl2249-60

Erwin, E., Bintoro, A., & Rusita, R. (2017). Keragaman vegetasi di Blok Pemanfaatan Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu (HPKT) TAHURA Wan Abdul Rachman, Provinsi Lampung. Jurnal Sylva Lestari, 5(3), 1–11.

Fandy, P., Tasirin, J. S., & Hard, N. (2020). Kelimpahan jenis satwa liar dengan menggunakan kamera jebakan di Cagar Alam Gunung Ambang. COCOS, 4(4), 1–10.

Fachrul, M. F. (2012). Metode Sampling Bioekologi: Edisi I Cetakan III. Jakarta: Bumi Akasara.

Faradhana, A., Herwanti, S., & Kaskoyo, H. (2019). Peran hutan tanaman rakyat dalam meningkatkan pendapatan di Kesatuan Pengelolaan Hutan Unit Xiv Gedong Wani. Jurnal Belantara, 2(2), 104–111. https://doi.org/10.29303/jbl.v2i2.130

Gafur, A., Labiro, E., & Ihsan, M. (2016). Asosiasi jenis burung pada kawasan hutan mangrove di Anjungan Kota Palu. Warta Rimba, 4(1), 42–48.

Hadinoto, H., Mulyadi, A., & Siregar, Y. I. (2012). Keanekaragaman jenis burung di hutan Kota Pekanbaru. In Jurnal Ilmu Lingkungan (pp. 25–42).

Hairiah, K., & Ashari, S. (2013). Pertanian masa depan :agroforestri, manfaat dan layanan lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Agroforestri.

Hasibuan, R. S., Nitibaskara, T. U., & Mahardika, Rangga (2018). Jalur interpretasi “birdwatching†di Kebun Raya Bogor. Media Konservasi, 23(1), 28-36.

Himmah, I., Utami, S., & Baskoro, K. (2010). Struktur dan komposisi yegetasi habitat julang emas (acerss andulatus) di Gunung Ungaran Jawa Tengah. Jumal Sains & Matematika, 18(3): 104-110.

ICRAF. (2021). What is Agroforestry?. 19 April 2021, diakses dari https://worldagroforestry.org/about/agroforestry.

Indrianti, M. A. & Ulfiasih. (2018). Implementasi sistem agroforestri sebagai solusi pertanian berkelanjutan di Gorontalo. Seminar Nasional Fakultas Pertanian Univ. Ichsan Gorontalo, 2–8.

Iswandaru, D., Khalil, A. R. A., Kuniawan, B., Pramana, R., Febryano, I. G. & Winarno, G. D. (2019). Kelimpahan dan keanekaragaman jenis burung di Hutan Mangrove KPHL Gunung Balak. Indonesian Journal of Conservation, 7(1), 57–62.

Iswandaru, D., Novriyanti, N., Banuwa, I. S., & Harianto, S. P. (2020). Distribution of bird communities in university of lampung, indonesia. Biodiversitas, 21(6), 2629–2637. https://doi.org/10.13057/biodiv/d210634

Junaidi, E. (2013). Peranan penerapan agroforestry terhadap hasil air daerah aliran sungai (DAS) Cisadane. Agroforestry, 1(1), 41–53. https://doi.org/doi:10.1061/9780784479742.005

Kamal, S., Mahdi, N., & Senja, N. (2015). Keanekaragaman jenis burung pada perkebunan kopi di Kecamatan Bener Kelipah Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh. BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi Dan Kependidikan, 1(2), 73–79. https://doi.org/10.22373/biotik.v1i2.216

KPHL Batutegi. (2013). Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Batutegi (RPHJP KPHL Batutegi) 2014-2023. 74 hlm.

Larasati, A. P., Wulandari, C., Febryano, I. G., & Kaskoyo, H. (2021). Peran kelembagaan gabungan kelompok tani dalam pengelolaan hutan kemasyarakatan. Jurnal Belantara, 4(1), 39–47. https://doi.org/10.29303/jbl.v4i1.448

Margalef R. (1958). Temporal Succession and Spatial Heterogeneity in Phytoplankton In A. A. Buzzati- Traverso(ed), Perspective in Marine Biology. Univ. California Press. 323-349.

Marsudi, B., Satjapradja, O., & L Salampessy, M. (2018). Komposisi jenis pohon dan struktur tegakan hutan mangrove di Desa Pantai Bahagia Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat. Jurnal Belantara, 1(2), 115–122. https://doi.org/10.29303/jbl.v1i2.87

Nugraha, M. D., Setiawan, A., Iswandaru, D., & Fitriana, Y. R. (2021). Keanekaragaman spesies burung di Hutan Mangrove Pulau Kelagian Besar Provinsi Lampung. Jurnal Belantara, 4(1), 56–65. https://doi.org/10.29303/jbl.v4i1.570

Odum, E.P. (1971). Fundamental Ecology, 3 rd Edition, Toppan Company, Ltd. Tokyo

Palmolina, M. (2016). Peranan hasil hutan bukan kayu dalam pembangunan hutan kemasyarakatan di Perbukitan Menoreh (Kasus di Desa Hargorejo, Kokap, Kulonprogo, D.I.Yogyakarta). Jurnal Ilmu Kehutanan, 8(2), 117–125. https://doi.org/10.22146/jik.10170

Peraturan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Nomor P.2/PSKL/SET/KUM.1/3/2017 tentang Pedoman Pembinaan, Pengendalian dan Evaluasi Perhutanan Sosial

Prabowo, D. N., Bakri, S., Herwanti, S., & Setiawan, A. (2019). Kelayakan produktivitas biji kopi melalui perancangan silvikultur secara ekologis: studi di areal konsesi hkm KPHL Batutegi Lampung. Jurnal Hutan Tropis, 7(1), 53-63.

Puasa, S. G. C., Tasirin, J. S., & Frans, T. M. (2018). Perbandingan keanekaragaman jenis burung di Teluk Manado. COCOS, 1(3), 1–14.

Putra, A. A. P., Soendjoto, M. A., & Indrayatie, E. R. (2021). Jenis makanan dan ketinggian tenggeran burung saat memakannya pada tiga tipe habitat di Kawasan Hutan Lindung Liang Anggang-Blok I, Banjarbaru, Indonesia. Jurnal Sylva Scienteae, 4(1), 1-9.

Putri, I. A. S. L. P. (2015). Pengaruh kekayaan jenis tumbuhan sumber pakan terhadap keanekaragaman burung herbivora di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. In Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 3(1), 607–614. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010338

Rajagukguk, C. P., Febryano, I. G., & Herwanti, S. (2018). Perubahan komposisi jenis tanaman dan pola tanam pada pengelolaan agroforestri damar. Jurnal Sylva Lestari, , 6(3), 18–27.

Ridwan, M. (2015). Hubungan keanekaragaman burung dan komposisi pohon di Kampus Kentingan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah. In Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversity Indonesia, 1(3), 660–666. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010346

Riniarti, M., & Setiawan, A. (2014). Status kesuburan tanah pada dua tutupan lahan di Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (Kphl) Batutegi Lampung. Jurnal Sylva Lestari, 2(2), 99—104. https://doi.org/10.23960/jsl2299-104

Rubiyanti, T., Hidayat, W., Febryano, I. G., & Bakri, S. (2019). Karakterisasi pelet kayu karet (hevea brasiliensis) hasil torefaksi dengan menggunakan reaktor counter-flow multi baffle (comb). Jurnal Sylva Lestari, 7(3), 321–331.

Saefullah, A., Mustari, A.H. and Mardiastuti, A. (2016). Keanekaragaman jenis burung pada berbagai tipe habitat beserta gangguannya di Hutan Penelitian Dramaga, Bogor, Jawa Barat. Media Konservasi, 20(2), 117–124. https://doi.org/10.29243/medkon.20.2.%p

Safei, R., Kaskoyo, H., Darmawan, A., & Haikal, F. F. (2021). Keanekaragaman jenis pohon sebagai salah satu indikator kesehatan hutan lindung (studi kasus di Kawasan Hutan Lindung yang Dikelola oleh HKm Beringin Jaya). Jurnal Belantara, 4(1), 89–97. https://doi.org/10.29303/jbl.v4i1.601

Sawitri, R., Mukhtar, A. S., & Iskandar, S. (2010). Status konservasi mamalia dan burung di Taman Nasional Merbabu ( mammals and aves conservation status in merbabu national park ). Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam, 7(3), 227–239.

Senoaji, G. (2012). Pengelolaan lahan dengan sistem agroforestry oleh masyarakat baduy di banten selatan. Jurnal Bumi Lestari, 12(2), 283–293.

Supartono, T., Ismail, A., & Hamdani, A. (2015). Keanekaragaman jenis burung di Kawasan Gunung Subang Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat. Wanaraksa, 9(2), 1–10.

Surur, M. A., A'tourrohman, M. & Purnamaningrum, A. (2020). Hubungan keanekaragaman jenis burung dan komposisi pohon di Kampus 2 UIN Walisongo Semarang. Jambura Edu Biosfer Journal, 2(2), 57-64.

Wahyudi, A., P. Harianto, S., & Darmawan, A. (2014). Keanekaragaman jenis pohon di Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu Tahura Wan Abdul Rachman. Jurnal Sylva Lestari, 2(3), 1–10. https://doi.org/10.23960/jsl321-10

Wiranata, A., Nitibaskara, T. U., & Muttaqin, Z. (2019). Keanekaragaman jenis burung di hutan kota bumi perkemahan dan graha wisata cibubur. Jurnal Nusa Sylva, 17(2), 71-79.

Wulandari, C. (2010). Studi persepsi masyarakat tentang pengelolaan lanskap agroforestri di Sekitar Sub Das Way Besai, Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 15(3), 137–140.

Wulandari, Christine, Budiono, P., Yuwono, S. B., & Herwanti, S. (2014). Adoption of agro-forestry patterns and crop systems around register 19 forest park, lampung province, Indonesia. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 20(2), 86–93. https://doi.org/10.7226/jtfm.20.2.86

Wulandari, Christine, Landicho, L. D., Dicolen Cabahug, R. E., Baliton, R. S., Banuwa, I. S., Herwanti, S., & Budiono, P. (2019). Food security status in agroforestry landscapes of Way Betung Watershed, Indonesia And Molawin Dampalit Subwatershed, Philippines. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 25(3), 164–172. https://doi.org/10.7226/jtfm.25.3.164

Wulandari, Christine. (2021). Identifying climate change adaptation efforts in the Batutegi Forest Management Unit, Indonesia. Forest and Society. 5(1), 48–59. https://doi.org/10.24259/fs.v5i1.7389

Downloads

Published

2022-08-14

How to Cite

Saputri, A. I., Iswandaru, D., Wulandari, C., & Bakri, S. (2022). STUDI KORELASI KEANEKARAGAMAN BURUNG DAN POHON PADA LAHAN AGROFORESTRI BLOK PEMANFAATAN KPHL BATUTEGI. Jurnal Belantara, 5(2), 232–245. https://doi.org/10.29303/jbl.v5i1.854

Issue

Section

Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.