ANALISIS TEMUAN PATROLI POLISI HUTAN TERHADAP PERBURUAN SATWA LIAR DI RESORT WAY KANAN, TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS

zaqi maula zamzami, Gunardi Djoko Winarno, Yulia Rachma Fitriana, Irwan Sukri Banuwa

Abstract


Hunting for wildlife in Way Kambas National Park (WKNP) is one of the leading causes of humans and animal conflict. So far, patrol activities are still considered less than optimal because of the decline in animal populations due to frequent hunting. This study aimed to analyze the findings of forest ranger patrols in protecting wild animals from hunting in WKNP. Data collection was carried out by observation, interviews and literature study. The data collected from the literature were then analyzed descriptively qualitatively. The results showed that during patrol activities, the finding of snares was still very much used by hunters and also found elephants that died due to hunting, although the range of forest rangers every year had increased but the number of personnel who did not match the size of the forest area made some areas not can be protected.


Keywords


Way Kambas National Park, Wildlife, Forest Ranger, Forest Protection; Wildlife Hunting

Full Text:

PDF

References


Alikodra, H.S. (1990). Pengelolaan satwa liar jilid I. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Pusat Antar Universitas Ilmu Hayati. IPB. Bogor.

Zain, A.S (2000). Hukum lingkungan konservasi hutan. Rineka Cipta, Jakarta.

Sunarto, A. (2013). Potret pendidikan masyarakat tradisional, modern, dan era globalisasi. Jurnal Aktual, 1 (1).

Balai Taman Nasional Way Kambas. (2006). Flora dan fauna di Taman Nasional Way Kambas. Laporan Rencana Pengelolaan TNWK 2006-2025. Buku. Bandar Lampung. 78 hlm.

Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. (2011). Buku saku polisi kehutanan. Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. Jakarta.

Febryano, I.G. & Rusita. (2018). Persepsi wisatawan dalam pengembangan wisata pendidikan berbasis konservasi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus). Jurnal Pengelolaan Sumber daya Alam dan Lingkungan, 8(3), 376–382.

Febryano, I.G., Rusita., Banuwa, I.S., Marcelina, S.D., Subakir. & Krismuniarti, E.D. (2019). Determining the sumatran elephant (Elephas maximus sumatranus) carrying capacity in Elephant Training Centre, Way Kambas National Park, Indonesia. Foresty Ideas, 25(1), 10-19.

Gibson, J.L., Ivanchevich, J & Donnelly, J.H. (2012). Organization: Behaviour, structure, processes.14th edition. New York: McGraw-Hill Companies, Inc.

Mallawi, A. (2010). Populasi dan keanekaragaman spesies reptil di hutan alam pada hutan pendidikan Fakultas Kehutanan Unhas (Skripisi). Makassar: Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan. Tidak diterbitkan.

Marcelina, S.D., Febryano, I.G., Setiawan, A. & Yuwono, S.B. (2018). Persepsi wisatawan terhadap fasilitas wisata di Pusat Latihan Gajah Taman Nasional Way Kambas. Jurnal Belantara,1(2), 45-53.

Maullana, D.A. & Darmawan, A. (2014). Perubahan penutupan lahan di Taman Nasional Way Kambas. Jurnal Sylva Lestari, 2(1), 87-94.

Meytasari, P., Bakri, S. & Herwanti, S. (2014). Penyusunan kriteria domestikasi dan evaluasi praktek pengasuhan gajah: Studi di Taman Nasional Way Kambas Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Sylva Lestari, 2(2), 79-88.

Mukhtar. (2004). Taman Nasional Way Kambas daya tarik kepariwisataan Lampung. E-USU Repository Universitas Sumatera Utara, 1(2), 1-10.

Nugroho, Pandam. & Sukandar, P. (2008). Distribusi jenis kelelawar (Pteropodidae) pada berbagai tipe penutupanan lahan di sekitar kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Jurnal Biologi Indonesia, 5(2), 121-135.

Pratiwi, P., Rahayu, S.P. Rizaldi, A., Iswandaru, D. & Winarno, W.D. (2020). Persepsi masyarakat terhadap konflik manusia dan gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus Temminck 1847) di Taman Nasional Way Kambas. Jurnal Sylva Lestari, 8(1), 98-108.

Prayudhi. (2015). Penegakan hukum, rehabilitasi dan pelepasliaran satwa dilindungi hasil sitaan negara ujung tombak upaya penstabilan ekosistem kawasan konservasi. 17 maret 2020, diunduh dari, https://www.researchgate.net/publication/307953979.

Sukarman. (2017). Faktor pendukung dan peran brigade pengendalian kebakaran hutan pada Balai Taman Nasional Way Kambas. Jurnal Sylva Lestari, 5(3), 104-115.

Sukarman. (2018). Partisipasi masyarakat Mitra Polhut pada upaya perlindungan dan pengamanan hutan di Taman Nasional Way Kambas. Jurnal Sylva Lestari, 6(1), 85-98.

Sugiyono. (2007). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.

Suzanto, B. & Ari, S. (2012). Pengaruh budaya organisasi, komunikasi interpersonal dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai pada unit network management system infratel PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Enterpreneurship, 6(2).

Rohman, W.A., Darmawan, A., Wulandari, C. & Dewi, B.S. (2019). Preferensi jelajah harian gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Jurnal Sylva Lestari, 7(3), 309-320.

Rusita., Febryano, I.G., Banuwa, I.S. & Yuwono, S.B., (2019). Potensi hutan rawa air tawar sebagai alternatif ekowisata berbasis konservasi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus). Jurnal Pengelola Sumber daya Alam dan Lingkungan, 9(2), 498-506.

Wibowo, I.P., Herwanti, S., Febryano, I.G. & Winarno, G.D. (2019). Nilai ekonomi Pusat Latihan Gajah di Taman Nasional Way Kambas. Jurnal Hutan Tropis, 7(1), 18-24.




DOI: https://doi.org/10.29303/jbl.v4i2.680

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Belantara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Statcounter:

Pengunjung


Indexed By :

                        



 E-ISSN 2614-3453   P-ISSN 2614-7238

  Forestry Study Program University Of Mataram

Jl Pendidikan No 37 Mataram- Nusa Tenggara Barat Telp. (0370)7505654  e-mail: belantara@unram.ac.id 

 

Creative Commons License
Jurnal Belantara (E-ISSN 2614-3453 P-ISSN 2614-7238) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.