PERAN HUTAN TANAMAN RAKYAT DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DI KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN UNIT XIV GEDONG WANI

Authors

  • Anniza Faradhana universitas lampung
  • Susni Herwanti universitas lampung
  • Hari Kaskoyo universitas lampung

DOI:

https://doi.org/10.29303/jbl.v2i2.130

Keywords:

Community Plantation Forest, Forest Management Unit, Social Forestry, Agrosilvopastura.

Abstract

Community Plantation Forests (CPF) have a very important role in increasing the income for people around the forest. This study aims to see the role of community plantations is in increasing the farmer’s income using Agrosilvopastura cropping pattern. Data collection used observation techniques, interviews, and literature studies.  The sampling method used proportional simple random with the number of respondents as many as 90 farmers. Data analysis used income analysis. The results showed that the role of HTR was very influential for the income of farmers 66,25%, compared non CPT (33,75%) with an income value of Rp 2,258,050,000/KK/year or Rp 8,755,863/KK/month using the agrosilvopastura cropping pattern, which was a combination of various agricultural crops (64,20%), forestry (1,36%), and farm (0,69%). Training for farmers and forestry extension workers needs to be carried out to support activities to be more effective and extension workers need to take a more intensive approach to farmers so they can provide solutions and alternative solutions to problems in management.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Author Biographies

Susni Herwanti, universitas lampung

jurusan kehutanan

Hari Kaskoyo, universitas lampung

jurusan kehutanan

References

Agustini, S., Dharmawan, A.H. & Putri, E. I.K. (2017). Kontribusi hutan nagari pada struktur nafkah dan ekonomi pedesaan: Studi kasus di Padang Pariaman. Sodality, 5(2), 138-147.

Alam, S. (2007). Hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan konversi hutan rakyat menjadi areal perladangan berpindah (Studi kasus petani hutan kemiri rakyat Kabupaten Maros). Jurnal Hutan dan Masyarakat, 2(3), 280-290.

Arikunto, S. (2011). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Asnawi, R. (2013). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah inbriding dan hibrida di Provinsi Lampung. SEPA, 10(1),11-18.

Erwin., Bintoro, A. & Rusita. (2017). Keragaman vegetasi di Blok Pemanfaatan Hutan Pendidikan Konservasi Terpadu (HPKT) Tahura Wan Abdul Rachman, Provinsi Lampung. Jurnal Sylva Lestari, 5(3), 1-11. doi: 10.23960/jsl351-11.

Febryano, I.G., Suharjito, D. & Soedomo, S. (2009). Pengambilan keputusan pemilihan jenis tanaman dan pola tanam di lahan hutan negara dan lahan milik: Studi kasus di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Forum Pascasarjana, 32(2), 129-141.

Hadi, S. & Rifai, A. (2014). Analisis kemampuan membayar pinjaman oleh petani pada eks proyek UPP Perkebunan Tree Crops Smallholder Delevopment Project (TCSDP). Jurnal of Agricultural Economics, 5(1), 35-51.

Herawati, T., Widjayanto, N., Suharudin & Eriyanto. (2010). Analisis responden pemangku kepentingan di daerah terhadap kebijakan hutan tanaman rakyat. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 7(1), 13-25.

Herwanti, S. (2015). Potensi kayu rakyat pada kebun campuran di Desa Pesawaran Indah Kabupaten Pesawaran. Jurnal Sylva Lestari, 3(1), 113-120. doi: 10.23960/jsl13113-120.

Ilham, P. Q., Purnomo, H. & Nugroho, T. (2016). Analisis pemangku kepentingan dan jaringan sosial menuju pengelolaan multipihak di Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 21(2), 144-149. doi: 10.18343/jipi.21.2.114.

Kaskoyo, H., Mohammed, A. & Inoue, M. (2014). Present state of community forestry (Hutan Kemasyarakatan /HKM) program in a protection forest and its challenges: Case study in Lampung Province, Indonesia. Journal of Forest Science, 30(1), 15-29.

Kholifah, U. N., Wulandari, C., Santoso, T. & Kaskoyo, H. (2017). Kontribusi agroforestri terhadap pendapatan petani di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Jurnal Sylva Lestari, 5(2), 39-47. doi: 10.23960/jsl3539-47.

Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Gedong Wani. (2015). Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang. Bandar Lampung: KPHP Gedong Wani.

Mariani., Maryam, S. & Husinsyah. (2011). Pengaruh metode System of Rice Intensification (SRI) terhadap pendapatan dan efisiensi usaha tani (Oryza sativa) di Desa Karang Tunggal Kecamatan Tanggorang Seberang Kabupaten Kutai Lartanegara. Jurnal Agribisnis, 8(2), 17-23.

Miranda, A., Lumangkun, A. & Husnani, A. (2015). Analisa pendapatan petani karet dari hutan tanaman rakyat di Trans SP 1 Desa Pangmilang Kecamatan Singkawang Selatan Kota Singkawang Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 3(4), 517-525.

Mulyana, L., Febryano, I.G., Safe’i, R. & Banuwa, I. R. (2017). Performa penelolaan agroforestri di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Rajabasa. Jurnal Hutan Tropis, 5(2), 127-133.

Novayanti, D., Banuwa, I. S., Safe’i, R., Wulandari, C. & Febryano, I. G. (2018). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat dalam pembangunan hutan tanaman rakyat pada KPH Gedong Wani. Jurnal Hutan dan Masyarakat, 9(2), 61-74. doi: 10.24259/jhm.v9i2.2861.

Persetyo, S.A., Romdhon, M.M. & Badrudin, R. (2016). Kontribusi pendapatan usahatani padi sawah, itik petelur, dan ikan air tawar terhadap pendapatan total usahatani di Kabupaten Lebong. Jurnal Agrisep, 16(1), 91-100.

Pusari, D. & Haryanti, S. (2014). Pemanenan getah karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg) dan penentuan Kadar Karet Kering (KKK) dengan variasi temperatur pengovenan di PT Djambi Waras Jujuhan Kabupaten Bungo, Jambi. Jurnal Anatomi dan Fisiologi, 22(2), 64-74. doi: 10.14710/baf.v22i2.7819.

Santoso,T., Riniarti, M. & Febryano, I.G. (2017). Identifikasi perubahan tutupan dan penggunaan lahan sebagai dasar penentuan strategi pengelolaan KPHP Way Terusan. EnviroScienteae, 13(3), 208-217.

Saipurrozi, M., Febryano, I. G., Kaskoyo, H. & Wulandari, C. 2018. Uji coba program kemitraan kehutanan di Kesatuan Pengelolaan Hutan Unit XIV Gedong Wani, Provinsi Lampung. Jurnal Hutan Tropis, 6(1), 35-42.

Sarjono, A., Lahjie, A. M., Kristiningrum, R. & Herdiyanto. (2017). Produksi kayu bulat dan nilai harapan lahan jabon (Anthocephalus cadamba) di PT Intraca Hutani Lestari. Jurnal Hutan Tropis, 5(1), 22-30.

Soekartawi. (1995). Analisis Usahatani. Jakarta: UI Press.

Susanti & Rauf, R.A. (2013). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani jagung manis. Jurnal Agrotekbis,1(5), 500– 508.

Susilowati, S.H. dan Maulana, M. (2012). Luas lahan usahatani dan kesejahteraan petani. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 10(1), 17-30.

Downloads

Published

2019-08-01

How to Cite

Faradhana, A., Herwanti, S., & Kaskoyo, H. (2019). PERAN HUTAN TANAMAN RAKYAT DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DI KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN UNIT XIV GEDONG WANI. Jurnal Belantara, 2(2), 104–111. https://doi.org/10.29303/jbl.v2i2.130

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.