KEANEKARAGAMAN SPESIES DAN KONTRIBUSI HUTAN MANGROVE TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA EYAT MAYANG KECAMATAN LEMBAR KABUPATEN LOMBOK BARAT

Authors

  • Muhamad Husni Idris Universitas Mataram
  • Markum Markum Universitas Mataram
  • Sofian Sofian

DOI:

https://doi.org/10.29303/jbl.v1i1.5

Keywords:

Mangrove, Masyarakat, Pendapatan, Kontribusi.

Abstract

Desa Eyat Mayang khususnya Dusun Eyat Mayang Selatan Kecamatan Lembar merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi mangrove. Hal ini tentunya dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk dapat meningkatkan perekonomiannya, dengan cara memaksimalkan fungsi ekologi mangrove tersebut.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ragam spesies mangrove, serta ragam kegiatan masyarakat Desa Eyat Mayang Kecamatan Lembar untuk mendukung kelestarian Hutan Mangrove. Berdasarkan informasi pola pemanfaatan Mangrove maka dilakukan pengkajian pendapatan rumah tangga serta kontribusi pendapatan dari aktivitas di hutan mangrove masyarakat di Desa Eyat Mayang. Kecamatan Lembar Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive sampling dengan dasar pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan desa dan terdapat masyarakat petani mangrove. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi di lapangan dan wawancara langsung pada responden yang kemudian dianalisa secara desktiptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 10 ragam spesies mangrove yaitu Rhizopora Stylosa, Rhizopora Apiculata, Rhizopora  Mucronata, Lumnitzera Racemosa, Soneretia Alba, Xylocarpus Moluccensis, Xylocarpus Granatum, Bruguiera Gymnorrhiza, Sonneratia Caseolaris (Buah Pidada), Avicennia Marina (Api-api).  Ragam kegiatan masyarakat dapat digambarkan sebagai berikut pemanfaatan atau penangkapan biota laut di dalam dan di luar hutan mangrove, pembibitan dan penanaman mangrove, perlindungan dan pengamanan, dengan total pendapatan rumah tangga masyarakat dari luar hutan mangrove diperoleh total rata – rata sebesar Rp. 32.997.058,82/tahun/Keluarga, dan pendapatan dari dalam mangrove adalah sebesar Rp. 7.833.529,41/tahun/Keluarga. Berdasarkan hal tersebut diperoleh kontribusi pendapatan dari mangrove adalah sebesar 19.19%.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

References

Arief, A. 2003. Hutan Mangrove Fungsi dan Manfaatnya. Kanisius. Yogyakarta.

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian. Rieneka Cipta. Jakarta.

Bengen, D. G. 2001. Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengolaan Ekosistem Mangrove, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan .IPB. Bogor.

Leolistari. 2011. Analisis pendapatan dan kontribusi hasil hutan bukan kayu (HHBK) petani HKm di Desa Sesaot Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Fakulatas Pertanian. Universitas Mataram.

Murdiyanto, B. 2003. Mengenal, Memelihara dan Melestarikan Ekosistem Bakau. Departemen Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Nazir, M. 2011. Metode Penelitian. Penerbit Ghalia Indonesia. Jakarta..

Pieter, O., Matan, M., & Marsono, D. (2010). Keanekaragaman Dan Pola Komunitas Hutan Mangrove Di Andai Kabupaten Manokwari. Majalah Geografi Indonesia, 24(1), 36–53. Retrieved from https://jurnal.ugm.ac.id/mgi/article/view/13340/9558

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta. Bandung.

Published

2018-02-15

How to Cite

Idris, M. H., Markum, M., & Sofian, S. (2018). KEANEKARAGAMAN SPESIES DAN KONTRIBUSI HUTAN MANGROVE TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA EYAT MAYANG KECAMATAN LEMBAR KABUPATEN LOMBOK BARAT. Jurnal Belantara, 1(1), 10–15. https://doi.org/10.29303/jbl.v1i1.5

Issue

Section

Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.