TINGKAT PARTISIPASI PENGELOLAAN DAN ANALISIS FINANSIAL HUTAN RAKYAT DENGAN SISTEM TUNDA TEBANG DI KABUPATEN KONAWE SELATAN

La Ode Agus Salim Mando, Aminuddin Mane Kandari, Khairun Khairun, Rosmarlinasiah Rosmarlinasiah, Safril Kasim, La Ode Midi, Wa Ode Inda, Sitti Mardhatillah

Abstract


This study aims to determine the mechanism, level of participation, financial analysis in following the delayed logging program in community forests. The research was located in the community forests of Watudemba and Ulu Lakara villages, Konawe Selatan District from April to May 2018. Data collection techniques were carried out by observation, direct communication with 16 respondents and bibliographical studies. n addition, measurements were made by making 17 sample plots of teak stands (Tectona grandis L.f). The data analysis uses quantitative and qualitative methods. The results showed that: 1) The delay logging program mechanism consists of three stages, namely agreeing and signing a pending felling program agreement, distribution and loan repayment. 2) While the level of community participation in participating in the delayed cutting program at the planning stage (moderate-high, 81.25%), organizing (moderate-high, 68, 75%), implementation (moderate-high, 81.25%), as well as supervision and evaluation (moderate-high, 56.25%). 3) NPV value obtained is Rp. 266,811,200,-; BCR value obtained was 5.29; and the IRR value obtained by 37% over the age of the analysis of twenty years. 

Keywords


Financial Analysis, Community Forest, Delay Cutting Mechanism, Management Participation Rate

Full Text:

PDF

References


Ahyauddin., A. M. Lahjie dan S. Balkis. (2010). Analisis Finansial Hutan Tanaman Rakyat Karet dan Sengon di Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Jurnal Kehutanan Tropika Humida, 3 (1) : 15-27.

Anomsari, E. T. (2013). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat, (Studi Kasus di Kecamatan Karanggayam Kebumen). Jurnal Natapraja, 1 (1) : 75-91.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

BLU Pusat (P2H). (2017, 21 Desember). Kredit Tunda Tebang, Bantu Petani Hutan Rakyat dan Penyelamatan Hutan. 19 September 2019, diunduh dari https://blup3h.id/kredit-tunda-tebang-bantu-petani-hutan-rakyat-dan-penyelamatan-hutan/

Budiningsih, K. dan R. Effendi. (2013). Analisis Kelayakan Finansial Hutan Tanaman Jelutung (Dyera polyphylla) di Kalimantan Tengah. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 10 (1) : 17-23.

Kadariah., Karlina dan C. Gray. (1997). Pengantar Evaluasi Proyek. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Khotimah, H. dan Sutisno. (2014). Analisis Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Bambu. Jurnal Ilmu Kehutanan, 8 (1), 14-24.

Kusumedi, P. dan A. Nawir. (2010). Analisis Finansial dan Pengelolaan Hutan Rakyat Kemitraan di Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 7 (1) : 1-21.

Malau, R., A. M. Lahjie, B. D. A. S. Simarangkir dan Z. Hasid. (2013). Analisis Investasi Permodelan Lahan Hutan dengan Sistem Agroforestri Landsakap. Jurnal Hutan Tropis, 1 (1) : 39-45.

Manalu, B. E., S. Latifah dan P. Patana. (2015). Persepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan Ekowisata di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Medan : Universitas Sumatera Utara.

Mando, L. O. A. S., U. O. Hasani, L. O. Midi, dan S. Bana. (2018). Potensi dan Pola Hutan Rakyat di Dusun Singlar Kabupaten Sleman. Seminar Nasional Silvikultur V dan Kongres Masyarakat Silvikultur Indonesia IV : Silvikultur untuk Hutan Produksi Lestari dan Rakyat Sejahtera. Banjar Baru. 23 Agustus.

Midi, L. O. dan L. O. A. S. Mando. (2015). Penaksiran Potensi Kayu dari Hutan Rakyat di Kecamatan Barangka Kab. Muna. Ecogreen, 1 (1) : 89-100.

Pentury, E. F., J. Baroleh dan W. Wangke. (2016). Partisipasi Anggota pada Kelompok Tani Susuripen di Kelurahan Wailan Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon. Manado : Universitas Sam Ratulangi.

Pratama, A. R., S.B. Yuwono dan V. Hilmanto. (2015). Pengelolaan Hutan Rakyat oleh Kelompok Pemilik Hutan Rakyat di Desa Bandar dalam Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, Jurnal Sylva Lestari. 3 (2) : 99-112.

Sagita, M. N., Akhbar dan H. Muis. (2019). Partisipasi Petani dalam Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Jurnal Warta Rimba, 7 (2) : 1-10.

Setiawan, B. dan A. M. Lahjie. (2011). Analisis Finansial Sistem Agroforestri Jati, Sungkai dan Rumput Gajah di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Kehutanan Tropika Humida, 4 (1) : 13-27

Setiawan, H., B. Barus dan Suwardi. (2014). Analisis Potensi Pengembangan Hutan Rakyat di Kabupaten Lombok Tengah. Majalah Ilmiah Globe, 6 (1) : 69-76.

Simon, H. (2008). Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (Cooperative Forest Management), Teori dan Aplikasi pada Hutan Jadi di Jawa. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Simon, H. (2010). Aspek Sosio-Teknis Pengelolaan Hutan Jati di Jawa. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Simon, H. (2015). Metode Inventore Hutan. Yogyakarata : Pustaka Pelajar.

Sudrajat, A., Hardjanto. dan L. Sundawati. (2016). Partisipasi Petani dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Lestari: Kasus di Desa Cikeusal dan Desa Kananga Kabupaten Kuningan. Jurnal Silvikultur Tropika, 7 (1) : 8-17.

Sukisman dan S. R. Hardoyo. (2011). Partisipasi Masyarakat Anggota Koperasi Hutan Jaya Lestari dalam Pembangunan Hutan Rakyat di Kabupaten Konawe Selatan. Majalah Geografi Indonesia, 25 (2) : 178-197.

Suprayitno, A. R., Sumarjo., D. S. Gani. dan B. G. Sugihen. (2011). Model Peningkatan Partisipasi Sekitar Hutan dalam Pengelolaan Hutan Kemiri Rakyat (Kasus Pengelolaan Hutan Kemiri Kawasan Pegunungan Bulusaruang Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 8 (3) : 176-195.

Sutisna. (2015). Analisis Finansial Usaha Hutan Rakyat Pla Monokultur, Campuran, dan Agroforestri di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Jurnal Hutan Tropis, 3 (2) : 124-132.

Suwardane, K. E., I. D. P. O. Suardi dan M. TH. Handayani. (2015). Partisipasi Petani dalam Pengembangan Program Hutan Rakyat di Dusun Talng Gunung Desa Talang Batu Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung. E-Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 4 (2) : 86-96. https://ojs.unud.ac.id/index.php/JAA/article/view/17391.

Tanjung, N. S., D. Sadono dan C. T. Wibowo. (2017). Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Hutan Nagari di Sumatera Barat. Jurnal Penyuluhan. 13 (1) : 14-30.

Winata, A. dan E. Yuliana. (2012). Tingkat Partisipasi Petani Hutan dalam Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) Perhutani. Mimbar, 28 (1) : 65-76.




DOI: https://doi.org/10.29303/jbl.v3i2.518

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Belantara

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Statcounter:

Pengunjung


Indexed By :

                        



 E-ISSN 2614-3453   P-ISSN 2614-7238

  Forestry Study Program University Of Mataram

Jl Pendidikan No 37 Mataram- Nusa Tenggara Barat Telp. (0370)7505654  e-mail: belantara@unram.ac.id 

 

Creative Commons License
Jurnal Belantara (E-ISSN 2614-3453 P-ISSN 2614-7238) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.